Sabtu, 25 Februari 2012

Artikel Motivasi Hidup

PRINSIP 90/10
Oleh : STEPHEN COVEY


Bagaimana prinsip 90/10 itu ?

- 10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung
anda alami.
- 90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda
bereaksi.

Apa maksudnya ?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yang
terjadi pada diri
anda.

Contohnya :
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat
terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh
schedule anda. Kemacetan telah menghambat
seluruh rencana anda. Anda tidak dapat mengontrol
kondisi 10% ini.

Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat mengontrol
yang 90% ini.
Bagaimana caranya ? Dari cara reaksi anda !!
Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda
dapat mengontrol
reaksi anda.

Marilah kita lihat contoh dibawah ini :
Kondisi 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara
tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda
sehingga pakaian kerja anda tersiram dan menjadi
kotor.
Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru
saja terjadi.

Reaksi anda :
Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke
pakaian anda.
Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda
menoleh ke istri andadan mengkritik karena telah
menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir
diujung meja.
Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke
kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang
makan, anak anda masih menangis sambil
menghabiskan makan paginya. Akhirnya anak anda
ketinggalan bis.
Istri anda harus secepatnya pergi kerja. Anda
buru-buru ke mobil dan mengantar anak anda ke sekolah.
Karena anda telat, anda laju mobil
dengan kecepatan 70 km/jam padahal batas kecepatan
hanya boleh 60 km/jam.
Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan
kocek Rp 600.000,-
karena melanggar lalu lintas, akhirnya anda sampai di
sekolah.
Anak anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit..
Setelah tiba di kantor di mana anda telat 20 menit,
anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah.
Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk. Jika
diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran anda
terganggu karena kondisi di rumah.
Pada saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa
gangguan hubungan dengan istri dan anak anda.
Mengapa ? Karena cara anda bereaksi pada pagi hari.

Mengapa anda mengalami hari yang buruk ?*
1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi ?
2. Apakah penyebabnya karena anak anda ?
3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?
4. Apakah anda penyebabnya ?
Jawabannya adalah No. 4 yaitu penyebabnya adalah anda
sendiri !!
Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yang
terjadi pada cangkir kopi. Cara anda bereaksi dalam 5
detik tersebut ternyata adalah penyebab hari buruk
anda.

Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya
anda sikapi.
Kondisi 2
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan
menangis, anda berkata lembut : "Tidak apa-apa sayang,
lain kali hati-hati ya." Anda
ambil handuk kecil dan lari ke kamar. Setelah
mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya anda
menuju jendela ruang depan dan melihat
anak anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke
anda.
Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda dan
mengatakan : "Sampai jumpa makan malam nanti."
Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan
muka cerah menegur staff anda. Bos anda mengomentari
semangat dan kecerahan hari anda di kantor.
Apakah anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut ?

2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang
sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.

Mengapa ?
Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi !
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah
terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi anda
sendiri.

Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika
ada orang yang mengatakan hal buruk tentang anda,
jangan cepat terpancing. Biarkan
serangan tersebut mengalir seperti air di gelas. Anda
jangan membiarkan komentar buruk tersebut mempengaruhi
anda.
Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan
menyebabkan anda:
kehilangan teman, dipecat, stress dan lain-lain yang
merugikan.

Bagaimana reaksi anda jika mobil anda mengalami
kemacetan dan terlambat
masuk kantor ? Apakah anda akan marah ? Memukul stir
mobil ?
Memaki-maki ? Apakah tekanan darah anda akan naik
cepat ?
Siapa yang peduli jika anda datang telat 10 detik ?
Kenapa anda biarkan
kondisi tersebut merusak hari anda ?
Cobalah ingat prinsip 90/10 dan jangan khawatir,
masalah anda akan cepat terselesaikan.

Contoh lain :
- Anda dipecat.
Mengapa anda sampai tidak bisa tidur dan khawatir ?
Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan
waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk
mencari pekerjaan yang lain.

- Pesawat terlambat.
Kondisi ini merusak seluruh schedule anda. Kenapa anda
marah-marah
kepada petugas tiket di bandara ?
Mereka tidak dapat
mengendalikan terhadap apa yang terjadi. Kenapa harus
stress ? Kondisi ini justru akan memperburuk
kondisi anda. Gunakan waktu anda untuk mempelajari
situasi, membaca
buku yang anda bawa, atau mengenali penumpang lain.

Sekarang anda sudah tahu prinsip 90/10. Gunakanlah
dalam aktivitas
harian anda dan anda akan kagum atas hasilnya. Tidak
ada yang hilang dan
hasilnya sangat menakjubkan.

Sudah berjuta-juta orang menderita akibat stress,
masalah berat, cobaan
hidup dan sakit hati yang sebenarnya hal ini dapat
diatasi jika kita
mengerti cara menggunakan prinsip 90/10.

NIKMATILAH HIDUP INI !!

Jumat, 24 Februari 2012

Trik Ditilang Polisi

TRIK DITILANG POLISI


Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja untuk kebutuhan
lebaran, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan
yang menarik ketika saya menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir
taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat teringat oleh saya dialog
antara polisi dan sopir taksi.

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat
nomor taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus
sakti mengambil buku tilang…lalu menulis dengan sigap
Sop : Pak jangan ditilang deh… wong plat aslinya udah gak tau ilang
kemana… kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah…saya tilang saja…kamu tau gak banyak mobil curian sekarang…
(dengan nada keras !! )
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya
pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas)
kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna
MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya…Saya mau yg
warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form
biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU…
Dulu kamu bisa minta form BIRU… tapi sekarang ini kamu Gak bisa… Kalo
kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada
nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya …berani betul sopir taksi ini …
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU… Bapak kan
yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah… saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak
berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh… kan bapak yg bilang
form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah … wah hebat betul nih sopir …. berani, cerdas dan trendy …
(terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa
kandangin (sambil berlalu)
Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap
melepaskan "shoot pertama" (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota
polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk
polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada
pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan
polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si
sopir taksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak…. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2
memanggil polisi yang menilang)

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600
sambil berkata "nih kamu bayar sekarang ke BRI … lalu kamu ambil lagi
SIM kamu disini, saya tunggu"..
S : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak…

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil
berkata pada saya, "Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya ... mau
transfer uang tilang . Saya berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, … "Hatiku senang banget
pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi
itu." "Untung saya paham macam2 surat tilang."

Tambahnya, "Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu
nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT
DAMAI…. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!"

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda
sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau
membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.
Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan
oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan
nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang
dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum
kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai
tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar
denda.

Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo
gak salah norek Bank BUMN).

Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan
SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.
You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya
tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.

Cinta Agape (English)

Agape Love, God Crazy Love!

No one can measure the depth and intensity of God’s love. You will only be as big as your concept of God. Here is what Jesus says to us: I know your whole life story, I know every skeleton in your closet, I know every moment of sin, shame, dishonesty, and degraded love that has darkened your past. Your shallow faith, feeble prayer life, your inconsistent discipleship and here is my word to you:

I dare you to trust! I love you just as you are and not as you should be, because you will never be as you should be.

The God of so many Christians I meet is too small for me. – Brennan Manning.

The more we feel accepted by God, loved by God, the more we are able to surrender and entrust our life to him, and the more intimate our relationship with Him becomes. It’s one thing to know you love God but what does that truly mean? Do we really understand what God means when He says He loves us? Phileo love which means casual friendly kind of love is the love we are used to hearing about when we talk about the concept of love between one another. It’s what most of us mean when we say we “love” someone, but there is a deeper love which is how God loves us and asks us to love others; and it is “agape” love. Agape love is a deep, intimate, selfless love.
Phileo love only loves when loved and is based on receiving something in return. It is a very emotional centered affection based and focused on being satisfied by the object. It is based on performance of another individual and not on the acceptance of the person for who they are regardless of how they perform. Once the satisfaction of what the person does for you is gone, so is the phileo love. If the object of the phileo assumes any attitudes or actions which are displeasing, the phileo disappears in direct proportion to the displeasure. This is one reason we see marriages and even friendships not last because they are based in this “what are you gonna do for me” kind of love. This love is not able to endure, to persevere through hardships, this love is not a lasting, go through the muck with you kind of love.

How many times have we ended a friendship because the person has disappointed us, or failed us? Unmet expectation is a big reason why both marriages and friendships fail. If we have no expectation, if we love with the love of Christ which is agape love, then we are able to then love beyond the circumstance, beyond the offense, beyond the disappointment and failure and extend grace and mercy. The same grace and mercy that is extended to us by Christ is the grace and mercy he expects us to extend to the world around us. Agape love can love while being hated. This is why Jesus said was able to say to us love your enemies and pray for those who persecute you.

But I say to you who hear, Love your enemies, do good to those who hate you, bless those who curse you, pray for those who abuse you. To one who strikes you on the cheek, offer the other also, and from one who takes away your cloak do not withhold your tunic, either. Give to everyone who begs from you, and from one who takes away your goods do not demand them back. And as you wish that others would do to you, do so to them.

He goes on to say “If you loves those who love you, what benefit is that to you? For even sinners love those who love them. And if you do good to those who do good to you, what benefit is that to you? For even sinners do the same. And if you lend from those whom you expect to receive, what credit is that to you? Even sinners lend to sinners, to get back the same amount. But love your enemies, and do good, and lend, expecting nothing in return and your reward will be great, and you will be sons of the Most High, for He is kind to the ungrateful and the evil. Be merciful even as your Father is merciful. Judge not and you will not be judged; condemn not, and you will not be condemned, forgive, and you will be forgiven; give and it will be given unto you. Good measure, pressed down, shaken together, running over, will be put into your lap. For with the measure you use it, it will be measured back to you. Luke 6:27-37

You may think what Jesus was saying here to his disciples was just plain crazy. Yes, you are exactly right. It is so opposite what the world tells us, what our friends tell us, and even what we “feel” like doing. It’s just plain God Crazy is what it is. When we follow the principles God has laid out for us in His Word, we will be amazed what will come forth from it.

You may be thinking “ya know Michelle Jesus just could not have been talking to the people in this world who have been seriously hurt, those who have been burned, beaten, abused, betrayed, spit on, verbally trashed…Jesus wasn’t talking to them right?” Jesus himself had all those things happen to him and when He died on the cross He said “Jesus forgive them for they know not what they do”. Yes, He forgives us, loves us, has mercy on us, and the same love, mercy and forgiveness we have been given freely by Him, we are to extend to others.

We all have heart bruises, each and every one of us. As long as we are keeping those walls up around our hearts no one can get in and we cannot get out. No one can love us, and we can not let ourselves love either. It is in the embracing of forgiveness, and loving with agape love, we are set free. FREEDOM! At the very end of the movie “Braveheart”, William Wallace (played by Mel Gibson) is in the greatest pain, and at the end of his life and he cries out with everything in him, “Freedom”. He is not “free”, but yet he understood no one could take his soul. They could kill his body but not his soul. He was free because He was going on to another place and he understood he was dying for a greater cause. Something he felt to be way beyond himself…the freedom of Scotland.

“All men die, but not all men really live” expressed by William Wallace, was another quote from the movie. I love it. How true it is. We all die. This life is temporary. Our life is a vapor and then we go on. So let’s get God Crazy. Agape those who are persecuting you, forgive those who have wronged you. Do good to those who have done you wrong, and lend to those without expecting anything in return and you will begin to see lives changed, and miracles take place as a result and I am not talking just in the lives of those you are extending agape love to. I am talking about miracles taking place in your heart, and your life being radically changed. Understand we serve a very big God who can get us through anything and restore our lives and heal our hearts.
In the words of Brennan Manning as he declared Jesus saying to each one of us “I dare you to trust.” Trust Him with the outcome of your life. Trust Him on His word. Why? Because love never fails…agape love that is.